5 Dampak Buruk Teknologi Yang Mungkin Ngga Kamu Sadari
Saturday, June 28, 2014
12 Comments
![]() |
Kamu bisa update status, check in, ngupload foto di media sosial dan bisa membaca tulisan ini dengan komputer atau smartphone-mu, itu semua karena adanya teknologi komunikasi, internet. Coba bayangin kalau ngga ada teknologi ini, mau ngasih kabar ke sanak saudara yang ada di kampung harus pake pos dan butuh beberapa hari baru sampai kabarnya.
Zaman dahulu Nenek moyang kita menggesekan batu untuk membuat api, itu adalah salah satu teknologi yang paling sederhana menurutku. Sekarang teknologi telah berkembang dengan begitu pesat. Pada dasarnya suatu teknologi diciptakan untuk memudahkan hidup manusia, membantu manusia agar menyelesaikan pekerjaannya lebih cepat dan meringankan beban kerja manusia. Namun, seiring perkembangannya, selain memberikan manfaat pada kehidupan manusia, teknologi juga memiliki dampak buruk bagi manusia yang mungkin ngga kamu sadari. Apa aja sih dampaknya?
1. Mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat
Kalian pasti udah cukup sering mendengar kalimat ini, mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Memang perkembangan teknologi membantu kita bertukar informasi dengan mudah dan cepat. Hal ini menjadikan jarak pemisah diantara serasa tiada arti #eaaa. Namun pada saat yang sama pula hal ini dapat menjadikan orang yang berada di sekitar kita, bahkan disebelah kita serasa jauh dan tak bisa dijangkau.
Ini karena kebanyakan orang selalu asik sendiri dengan teman dunia maya-nya ketika sedang ngumpul rame - rame. Ketika temen yang lain pada ngobrol dan ketawa bareng, ia masih tetap asik chat dengan teman dunia mayanya itu. Bahkan ketik berkumpul dirumah, semua anggota keluarga asik dengan gadgetnya masing - masing.
2. Kecanduan sosial media
Dari informasi di merdeka.com, data Global Web Index Survei turut menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang warganya tergila-gila dengan media sosial.
Persentase aktivitas jejaring sosial Indonesia mencapai 79,72 persen, tertinggi di Asia, mengalahkan Filipina (78 persen), Malaysia (72 persen), China (67 persen). Bahkan negara Asia dengan teknologi Internet maju pemanfaatan media sosialnya rendah, contohnya Korea Selatan (49 persen) atau Jepang (30 persen).
Aku ga tau ntah kenapa warga Indonesia tergila - gila sama social media. Menurutku, ciri dari orang yang kecanduan sosial media antara lain, selalu ngupdate status kapan pun dan dimana pun ia berada. Setiap makan di restauran, rasanya wajib menjepret foto makanannya dulu, terus diupload ke instagram. Jumpa temen di acara kondangan, di mention di twitter, pokoknya semua kondisi harus bisa update status, Waktu kepleset dan terjatuh pun, dia harus sempet - sempetin update status, kayak iklan kacang kulit di TV itu. Dan ketika lagi boker pun harus update status =))
3. Menggangu perkembangan anak
Kalian pasti udah cukup sering mendengar kalimat ini, mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Memang perkembangan teknologi membantu kita bertukar informasi dengan mudah dan cepat. Hal ini menjadikan jarak pemisah diantara serasa tiada arti #eaaa. Namun pada saat yang sama pula hal ini dapat menjadikan orang yang berada di sekitar kita, bahkan disebelah kita serasa jauh dan tak bisa dijangkau.
Ini karena kebanyakan orang selalu asik sendiri dengan teman dunia maya-nya ketika sedang ngumpul rame - rame. Ketika temen yang lain pada ngobrol dan ketawa bareng, ia masih tetap asik chat dengan teman dunia mayanya itu. Bahkan ketik berkumpul dirumah, semua anggota keluarga asik dengan gadgetnya masing - masing.
![]() |
sumber gambar |
Dari informasi di merdeka.com, data Global Web Index Survei turut menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang warganya tergila-gila dengan media sosial.
Persentase aktivitas jejaring sosial Indonesia mencapai 79,72 persen, tertinggi di Asia, mengalahkan Filipina (78 persen), Malaysia (72 persen), China (67 persen). Bahkan negara Asia dengan teknologi Internet maju pemanfaatan media sosialnya rendah, contohnya Korea Selatan (49 persen) atau Jepang (30 persen).
![]() |
sumber gambar |
3. Menggangu perkembangan anak
Dulu sewaktu aku masih anak - anak, masih sering main alip berondok (baca: petak umpet), alip jongkok, patok lele, main layangan, main pecah piring banyak lah pokoknya dulu permainan waktu masih anak - anak, masih pada ingat ngga? :D
Beda dengan anak sekarang yang mainannya udah gadget canggih. Anak SD mainannya udah Tablet PC. Dari sebuah artikel yang aku baca, gadget yang diberikan ke anak - anak bisa mengakibatkan anak jadi kurang komunikasi, ngga mau bergaul sama temen sebayanya yang lain, malas membaca dan menulis. Kemajuan teknologi ini memberikan berbagai kemudahan untuk anak - anak, ini dapat menyebabkan anak akan berkembang menjadi generasi yang tidak tahan dengan kesulitan, dan cepat puas dengan pengetahuan yang diperolehnya sehingga menganggap pengetahuan yang didapatinya di internet sudahlah komplit dan tidak lagi tertarik untuk bereksplorasi.
4. Membuat manusia semakin malas
Teknologi kini semakin memudahkan kehidupan manusia. Semakin mudahnya hidup manusia membuat manusia itu sendiri menjadi malas untuk berusaha atau pun bergerak. Orang lebih sering menggunakan kendaraan bermotor, padahal jarak yang ditempuh cukup dekat. Dan akan lebih sehat bila berjalan kaki atau naik sepeda.
5. Membuat tulisan tangan manusia semakin jelek
Nah, yang ke-5 ini mungkin ga pernah kamu sadari. Kemajuan teknologi membuat kita semakin mudah bertukar informasi atau pun kabar dengan banyak pilihan messenger yang tersedia. Berbeda dengan zaman dulu ketika masih menggunakan surat menyurat via pos. Kita harus menuliskan surat dengan tulisan tangan kita sendiri. Ini membuat tulisan tangan orang zaman dulu begitu indah karena mereka menulis dengan tangannya setiap hari. Bagaimana dengan tulisan tangan kita sekarang? Bisakah kita menulis seperti ini? :)
Semua kembali pada diri kita masing masing. Karena setiap teknologi yang diciptakan pasti bertujuan untuk memudahkan, membantu dan menaikan kualitas hidup manusia. Semua dampak buruk ini bisa kita hindari dengan cara memanfaatkan teknologi dengan benar. Karena kita lah yang menciptakan teknologi ini, jangan sampai teknologi yang memperbudak kita.
![]() |
sumber gambar |
4. Membuat manusia semakin malas
Teknologi kini semakin memudahkan kehidupan manusia. Semakin mudahnya hidup manusia membuat manusia itu sendiri menjadi malas untuk berusaha atau pun bergerak. Orang lebih sering menggunakan kendaraan bermotor, padahal jarak yang ditempuh cukup dekat. Dan akan lebih sehat bila berjalan kaki atau naik sepeda.
![]() |
sumber gambar |
![]() |
sumber gambar: 9gag.com
|
Semua kembali pada diri kita masing masing. Karena setiap teknologi yang diciptakan pasti bertujuan untuk memudahkan, membantu dan menaikan kualitas hidup manusia. Semua dampak buruk ini bisa kita hindari dengan cara memanfaatkan teknologi dengan benar. Karena kita lah yang menciptakan teknologi ini, jangan sampai teknologi yang memperbudak kita.
![]() |
sumber gambar |
Don't be stupid people with smartphone! :)
Setuju banget sama yg no lima hahaha. Gua pribadi jauh lebih seneng ngetik daripada nulis tangan wkwkwk
ReplyDeletewalah :D
Deletekapan terakhir kali nulis tangan bang? cuman pas tanda tangan doang? hahaha :D
6. Membuat mata rusak. Hahaha gue korbannya. :'D
ReplyDeletekan udah ada teknologi kacamata anti radiasi, mbak :'))
DeleteHidup pasti begitu emang, ada baik ya ada buruk nya. Cuma gimana cara nya kita buat kemungkinan keburukan itu jadi mengecil, iya contoh aja keterbalikan apa yang ada di atas, mungkin bisa memperkecil kemungkinan nya.
ReplyDeleteiya bener bang, jangan sampe jadi kayak gambar diatas itu :))
DeleteHahaha yang nomor lima iya banget. Kadang bahkan ngerasa lupa 'njir gue lupa cara nulis!' tangan jadi kaku-kaku gimana gitu.
ReplyDeletetw, sepertinya baru pertama kali ke sini. Salam kenal yaa \:D/
Yaelah sampe lupa cara nulis mas haha inget cara nulis cuman pas mau tanda tangan doang pasti =))
DeleteAnyway, saya juga baru pertama kali ke blog kamu. Salam kenal ya :D
Nah, setuju sama yang nomer 5. Sekarang jadi aneh kalo nulis. Tulisannya jelek pula :|
ReplyDeletemakanya kita harus rajin rajin make tangan buat nulis, ga cuman buat ngetik doang =))
Deletetulisan aku sendiri juga jelek, cakar ayam wahahaha :D
Nice post thanks for shaaring
ReplyDeleteHi thanks for sharing thhis
ReplyDelete